MTsN 3 Kuningan peringati HUT Pramuka ke-56

Posted on

Cigugur (14/8), Pramuka adalah kependekan dari Praja Muda Karana. Dahulu gerakan ini juga terkenal dengan nama kepanduan. Organisasi Pramuka terdapat di berbagai penjuru dunia dan bertujuan untuk melatih fisik, mental dan spiritual para pesertanya dan mendorong mereka untuk melakukan kegiatan positif di masyarakat.

Gerakan Pramuka mengganti istilah kepanduan secara resmi diperkenalkan kepada seluruh rakyat Indonesia pada tanggal 14 Agustus 1961 melalui Apel Besar, yang diikuti dengan pawai pembangunan dan defile di depan Presiden dan berkeliling Jakarta.

Gerakan Kepaduan secara resmi menjadi Gerakan Pramuka pada tanggal 14 Agustus 1961 yang ditandai dengan pelantikan anggota Mapinas, Kwarnas dan Kwarnari, oleh Presiden RI di Istana negara, dan menyampaikan anugerah tanda penghargaan dan kehormatan berupa Panji Gerakan Kepanduan Nasional Indonesia (Keppres No.448 Tahun 1961) yang diterimakan kepada Ketua Kwartir Nasional, Sri Sultan Hamengku Buwono IX. Peristiwa ini dilanjutkan dengan Apel Besar yang diikuti dengan pawai pembangunan dan defile di depan Presiden dan berkeliling Jakarta.

Peristiwa pada tanggal 14 Agustus 1961 ini kemudian dilakukan sebagai Hari Pramuka, yang setiap tahun diperingati oleh seluruh jajaran dan anggota Gerakan Pramuka.

Dalam upacara 14 Agustus 2017 ini pula diberikan penghargaan kepada para peserta jambore pramuka jawa barat tahun 2017 oleh kepala madrasah, Bpk. Drs. H. Dadang Haerudin, MA.

Salam pramuka !!!

Read the rest of this entry »

Advertisements

Brosur PPDB MTsN 3 Kuningan 2017/2018

Posted on

Silahkan download dan share info ini :

Brosur PPDB MTsN 3 Kuningan (MTsN Model Cigugur) Tahun Pelajaran 2017/2018 (Klik gambar untuk memperbesar)

MTsN 3 Kuningan Gelar LDKS di Balong Dalem

Posted on

oke1

Kuningan (31/10), Pemimpin adalah tauladan. Mungkin itulah dasar pemikiran yang melandasi kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) MTsN 3 Kuningan yang juga merupakan tindak lanjut dari kegiatan pemilihan ketua OSIS tahun pelajaran 2016-2017.

Tak dipungkiri lagi bahwasanya telah terjadi banyak pergeseran kebiasaan pada saat ini, utamanya pada masalah akhlak atau budi pekerti. Tentunya hal tersebut bukan hanya tanggung jawab sekolah semata, tetapi juga seluruh elemen yang terkait didalamnya misalkan orangtua, lingkungan sekitar, perkembangan teknologi dan sebagainya.

Salah satu langkah yang dilaksanakan oleh MTsN 3 Kuningan sebagai salah satu sarana pendidikan adalah dengan mencetak calon pemimpin yang nantinya dapat memberikan perubahan-perubahan ke arah yang lebih baik. Tentunya seorang pemimpin yang baik dapat memberikan tauladan dan energi positif kepada lingkungan di sekitarnya.

Kegiatan LDKS MTsN 3 Kuningan tahun 2016 yang bertema “Dengan LDKS Kita Tingkatkan Jiwa kepemimpinan dan Tauladan Bagi Siswa-Siswi MTsN 3 Kuningan” ini sangat diharapkan menjadi awal dari proses pencetakan para calon pemimpin yang diharapkan kedepannya. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Buper Balong Dalem pada tanggal 29-30 Oktober dan dalam kegiatannya pula dilanjutkan dengan kegiatan Outbond agar dapat terjalin suasana kerjasama dan stamina para peserta pun dapat terjaga.

1413126

Kegiatan itu diikuti oleh 38 pengurus OSIS dan dibimbing oleh sekitar 10 guru pembimbing, termasuk didalamnya Pembina OSIS dan Kepala Madrasah.

Diterangkan oleh Kepala Madrasah MTsN 3 Kuningan, bahwa kegiatan LDKS tahun ini adalah kegiatan LDKS yang pertama kalinya dilaksanakan diluar sekolah. “Kami ingin melaksanakan kegiatan dengan metode yang berbeda dari biasanya sehingga dengan suasana menyenangkan, materi yang disampaikan dapat diserap oleh seluruh peserta”, tambahnya.

17

Ketua Panitia kegiatan, Ustadz Maman Sumari, S.Pd.I mengatakan bahwa kegiatan ini terbilang sukses karena seluruh panitia dan elemen lainnya bekerja sesuai dengan tugasnya masing-masing dengan baik,  selain itu seluruh peserta dan panitia pun merasa senang karena kegiatan ini diadakan di alam terbuka. “peserta yang awalnyamerasa  sakit pun, saat mengikuti kegiatan ini merasa bahagia dan kembali bugar hingga acara penutupan”, tutup Ustadz Maman sembari tersenyum lebar. (Red)

Guru Madrasah Harus Berwawasan Universal

Posted on

kepala-kemenag-kab-kuningan-undang-munawar-tengah-depan-menghadiri-acara-pembukaan-diseminasi-di-mtsn-cigugur

Kuningan, (27/10)- Madrasah suatu saat diyakini bakal menjadi pilihan utama dan pertama bagi orang tua untuk mendidik anaknya. Ini karena, madrasah memiliki segala potensi untuk lebih bermutu daripada sekolah umum.

“Pendidikan di madrasah merupakan pendidikan kehidupan paripurna yang memadukan segala potensi anak didik untuk bahagia di dunia dan akhirat,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kuningan, Drs. H. Undang Munawar, M.Pd, di sela membuka acara pelatihan kontekstual dan budaya baca bagi guru Madrasah Tsanawiyah di MTsN 3 Kuningan (MTsN Model Cigugur), Rabu, (25/10). Read the rest of this entry »

MTsN 3 Kuningan Vs SDN Cigugur

Posted on Updated on

Jpeg
Suasana pertandingan penuh canda tawa

Cigugur (19/10), Tak bosan-bosannya MTsN 3 Kuningan menggelorakan semangat silaturahmi, pada hari selasa siang kemarin (19/10/2016) dilaksanakan pertandingan futsal persahabatan dengan para guru SDN Cigugur.

Kegiatan itu digagas oleh kedua pihak dengan tujuan untuk saling mempererat keakraban. Wakamad bidang Humas MTsN 3 Kuningan, Bpk.Engkos Kosim Abdulah, M.Pd. menyebutkan bahwa memang kita lebih sering bertemu dalam area kedinasan, oleh karena itu dengan momentum seperti ini diharapkan akan lebih memperkuat suasana kekeluargaan.

Dalam pertandingan itu, ternyata para pemain dari kedua tim lebih banyak memperagakan “hiburan” daripada permainan taktis. Sehingga dari awal peluit babak pertama ditiup hingga peluit akhir pun, hanya tawa canda yang lebih sering terdengar di lapangan. “Maklum, banyak guru senior, jadi niat kita sebetulnya mencari keringat saja”, ungkap salah seorang guru dari SDN Cigugur, Bpk.Maman Sulaeman.

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Hingga permainan selesai pun, ternyata gelak tawa itu belum berakhir. Di sela-sela istirahat sebelum seluruhnya meninggalkan MTsN 3 Kuningan, kami berbincang mengenai segala hal diselingi canda tawa dari seluruh guru. Terima kasih atas kunjungannya kepada para guru SDN Cigugur. “Seperti biasa, kami tetap akan selalu menjalin silaturahmi dengan seluruh pihak dengan terbuka, rencananya ingin menggiatkan ibu-ibu gurunya untuk pertandingan bola voli”, tutup Pembina Olahraga, Bpk. H. Suhartono, M.Pd. (Red)

PASANGAN ARSYAD-RISA (AR) TAMPIL SEBAGAI PEMENANG

Posted on

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Proses Perhitungan Surat Suara

Setelah dilakukan prosesi pemilihan Calon ketua OSIS MTsN 3 Kuningan yang melibatkan siswa, maka proses berikutnya dilanjutkan pada penghitungan suara. Proses penghitungan surat suara disaksikan oleh saksi para kandidat, perwakilan guru, serta utusan dari pengurus OSIS demisioner. Seteleah panitia membuka ,mengeluarkan, dan menghitung surat suara. Tehitung  881 surat suara yang ada. Kemudian proses penghitungan suara dilakukan dengan membacakan satu persatu surat suara dan mendapat persetujuan (pengesahan) dari unsur saksi-saksi. Kejar-mengejar  perolehan suara pun tak terhidari. Terdengar  yel-yel dan tepuk tangan memberikan support dari para pendukung ketika kandidatnya disebutkan, menambah suasana semakin ramai dan menggelora. Tampak wajah-wajah dari para kandidat agak tegang tapi mereka tetap bisa tersenyum menghadapi prosesi penghutungan.

Berdasarkan informasi  dari panitia, daftar pemilih berjumlah 921 orang.  Setelah melalui   penghitungan suara yang dramatis, akhirnya pasangan No. 2 M. Arsyad Nawawi dan Risa Pujianti berhasil menjadi pemenang dengan peroleh suara terbanyak, yakni 341suara. Dengan keberhasilan tersebut, Sebagai ketua OSIS terpilih berjanji akan senantiasa melaksanakan amanah dan menjalankan tugasnya sebagai ketua OSIS untuk lebih baik lagi dari kepengurusan sebelumnya tutur Arsyad dengan raut wajah yang  sumringah.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Pasangan No.2 : Arsyad – Risa

Tak lupa kepada kedua pasangan kompetitornya Aryad  dan Risa mengahturkan terima kasih dan mengajak untuk bersama-sama dalam mengelola OSIS selama setahun kedepan.Menanggapi hasil penghitungan, kedua pasangan yang meraih suara dibawah arsyad menyatakan dengan legowo dan sudah siap mengahdapi segala sesuataunya. “kami sudah terbisa dengan sebuak kompetisi, dimana dalam sebuah kompetisi pasti ada yang menang dan kalah” tutur Farisya yang mendapatkan suara terbanyak kedua. “Kami akan mendukung dan bekerjasama dengan dia (pemenang), Kami tetap bersahabat kok” timpahnya sambil tersenyum.Selanjutnya pasangan M. Arsyad Nawawi dan Risa Pujianti ditetapkan sebagai  ketua dan wakil ketua OSIS MTsN 3 Kuningan terpilih, menggantikan Samsuri dan Fadli Nur Fitrah yang sudah demisioner dan sekarang menjadi siswa kelas 9.

Menanggapi proses pemilu OSIS ini, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Nurdin, S.Pd. menyatakan bangga dan terharu menyaksikan proses pemilihan. Dengan semangat berkompetisi mereka tetap mengedepankan semangat kekeluargaan dan persahabatan. “Inilah contoh nilai yang berharaga dan patut diapresiasi positif” timpalnya dengan penuh semangat dan bangga. Sejalan dengan Nurdin, Lia Emalia, S.Pd.  selaku Guru PKn menuturkan bahwa gelaran pemilihan ketua OSIS dengan sistem pemilihan langsung merupakan bagian dari proses pembelajaran demokrasi sejak dini, sehingga antara teori yang dipelajari dengan praktek langsung menjadikan  pembelajaran lebih bermakna, pungkasnya. (Red)

TIGA KANDIDAT BERTARUNG DI PEMILIHAN KETUA OSIS TSANTIKA

Posted on

ldks

Cigugur (17/10), Matahari  baru beranjak naik, ketika para panitia tengah membereskan peralatan dan perlengkapan disebuah perhelatan siswa di sebuah madrasah yang berlokasi  Jl Mayasih No 880 Cigugur. Para siswa sekitar 900 orang berbaris rapi dari masing-masing kelas, yang merupakan formasi barisan seusai Upacara Bendera.  Tampak  sebuah area berbentuk persegi panjang yang dibatasi dengan tali rafia, menghadap ke utara berhadapan dengan para siswa. Pintu masuk terbuka disebelah timur dan disebalah barat sebagai pintu keluar pun sudah disediakan. Setelah dirasakan cukup untuk persiapan dan perlengkapan, seorang panitia yang kemudian tereja dari id card yang menggantung dilehernya bernama Deta salah seorang demisisoner OSIS memulai  proses rangkaian acara.

Pemandangan tersebut tampak  pada senin 17 Oktober 2016 di MTsN 3 Kuningan ketika para siswa MTsN 3 Kuningan (Tsantika) tengah menggelar proses pembelajaran demokrasi para siswa untuk memilih Ketua dan Wakil Ketua OSIS Periode 2016-2017. Terdapat 3 pasangan kandidat yang bertarung dalam perhelatan tersebut.

Pasangan kandidat dengan No 1 Farisya Merciful Syaefunnisa (kelas 8.1) dengan Arya Ramdhani (Kelas 7.6). Kandidat No 2  Muhammad Arsyad  Nawawi  (kelas 8.1) dengan Risa Pujianti (Kelas 7.1). Kandidat No.3 Fajar Maulana (kelas 8.1) dengan Hafidz Aprianto (Kelas 7.2). Ketiga kandidat tersebut akan berkompetisi untuk meraih suara terbanyak dalam hajat demokrasi siswa MTsN 3 Kuningan. (Red)